Diana

5:59:00 AM Michael Adigreace Marbun 0 Comments

“Aku sayang mama.”

Itulah kata terakhir dari Diana sebelum dia mengembuskan napas terakhirnya.
“Dianaaa…” Jerit Bu Dewi saat melihat anaknya meninggal.
Setahun kemudian.
“Diana, cepetan bangun sayang, udah siang loh, nanti kamu kesiangan lagi.” Teriak Bu Dewi dari dapur.
“Iya ma… sebentar.” Kata Diana.
“Ma, semalem Diana mimpi aneh loh.”
“Mimpi apa sayang?” Jawab Bu Dewi sambil menyiapkan sarapan pagiku.
“Diana tadi malam mimpi didatangin arwah perempuan yang bilang jangan rebut Mamaku. Serem tau Ma.”
Seketika wajah Bu Dewi langsung pucat dan kelihatan gugup.
“Eh Mama kenapa kok pucet gitu, darah tinggi Mama kambuh lagi? Ke dokter yuk Ma, aku gak mau mama kenapa-kenapa.” Kata Diana yang kelihatannya sangat khawatir terhadap perubahan wajah Bu Dewi.
“Eh… gak usah, mungkin cuma kecapekan biasa. Udah sekarang kamu mandi dulu gih, nanti kesiangan lagi.”
‘Mama kok aneh gitu ya?’ Batin Diana dalam hati.
“Mama…”
“Diana kamu kenapa sayang?”
“Diana mimpi ketemu arwah perempuan itu lagi. Katanya kalau Diana terus bersama Mama, dia mau bunuh Diana ma.”
“Ah… mungkin kamu tadi lupa gak baca doa sebelum tidur kali.”
“Mungkin…”
“Ya udah sekarang kita sarapan dulu aja ya. Nanti baru berangkat sekolah.”
Di makam Diana
“Diana janganlah kamu ganggu kehidupan mama sama anak mama yang sekarang sayang. Kamu adalah anak yang baik, jadi tolong jangan ganggu kehidupan Mama ya… Mama sudah cukup tersiksa dengan kehilangan kamu dan Papa nak. Mama akan selalu mendoakanmu semoga kamu tenang disana nak.”
Setelah berdoa di makam Diana, Bu Dewi langsung pulang, tapi saat Bu Dewi sampai di gerbang makam Bu Dewi dikagetkan oleh kedatangan Diana, anak angkat Bu Dewi.
“Jadi aku ini bukan anak kandung mama?” Kata Diana yang disusul oleh butiran lembut dari kedua bola matanya.
“Kenapa mama gak bilang kalau aku ini bukan anak kandung mama?”
“Sebenarnya mama takut kehilangan kamu Diana, Mama sudah tersiksa dengam kehilangan papa, dan Diana.”
“Jadi aku ini anak siapa ma?”
“Kalau itu mama tidak tahu, karena setelah pemakaman Diana, kakakmu Mama menemukan kamu tepet disaat kamu berdiri sekarang ini sayang.”
Diana yang mendengar penjelasan dari Bu Dewi langsung histeris seketika.
“Kenapa mama sembunyiin semua ini dari aku?”
“Mama bukannya menyembunyikan semua ini dari kamu nak, tapi mama takut kamu akan pergi dari kehidupan mama. Mama gak bisa hidup sendirian sayang.”
“Diana gak akan ninggalin mama kok, Diana janji akan bersama mama selamanya.”
“Kalau begitu kita ke makam kakakmu dulu yuk.”
Diana hanya mengangguk.
Saat Diana dan Bu Dewi berdoa di makam Diana, tiba-tiba angin yang sangat besar dan kencang datang, hingga membuat batang pohon beringin di atas makan Diana patah dan menimpa Bu Dewi dan Diana.
Mereka tewas seketika.

You Might Also Like

0 comments: